Yah, tepatnya 14 tahun lebih 3 bulan
yang lalu sepasang suami istri yang bernama Edy Rifa’i dan Siti Maslakah yang
baru nikah di tahun 1990 mendapat titipan dari-Nya untuk kedua kali. Yah,
memang kedua kalinya, mungkin Allah sangat percaya menitipkannya untuk kedua
kalinya. Untuk pertama kalinya mereka di beri titipan seorang anak manusia,
Hamba Allah yang nantinya adalah seorang pemimpin. Calon pemimpin, seorang
laki-laki bernama Arif Syaifur Rochman. Benar sekali, dialah kakakku tersayang
satu-satunya (mungkin :D). Satu-satunya asal-usul nama paling gokil
adalah kakak yang ini. Coba, gimana gak ngakak ngedengerin yang satu ini “Arif :
nama dokter yang bantu lahiran (-_- super sekali)” , “Rochman: nama mbah
yut kakung” dan entah Syaifur nya nyolong dari mana (selokan yang lagi
ngalir mungkin).
7 tahun setelah dia dilahirkan, dia
punya adek loooo. Adek yang patut di sukuri, adek yang sangaaaaaat cantik.
Yayayayyaya “I know what you mean kok” itulah aku. Aku berada di dunia ini sekitar
15 tahunanlah. Disaat itulah aku membuka mata, untuk pertama kalinya melihat
ciptan-ciptaan-Nya yang sempurna. Subhanallah, dunia ini luas, indah, dan hebat
di bandingkan dengan dunia di rahim ibuku. Inilah namaku, nama yang selalu aku
banggakan “Ainur Rohmah”. Entahlah arti yang tepat, dari ilmu nrawangku “ainur;ain;mata”
dan cuma itu yang ku tahu. Mungkin kata Rohmah itu adalah kembaran nama kakakku Rohman (ngarang.com
:P).
Eits, 4 tahun setelah aku lahir,
sekitar 2002 aku punya adek tersayongku yang salah satu sainganku di rumah.
Saingan cantiknya maksudnya, namanya sih
Nisful Laili. Arti nama itu terlalu pasaran (iya sih, gak seperti namaku
wkkwkwkwkkwkw), ituloh artinya “tengah malam”. Tepat sekali, dia lahirnya
tengah malam, gangguin orang tidur (zzzZZZZzzzz).
Itulah cerita kelahiran seorang anak
dalam sebuah keluarga kecil yang penuh dengan kasih sayang (amiiin).







0 komentar:
Posting Komentar